Halaman Utama Listing Mahasiswa Listing Dosen Listing Materi
Jum'at. 30 September 2022 - 08:15 WIB
 
KULIAH ONLINE [BETA]
LOGIN
Username:
Password:
Dosen Mahasiswa
 
DAFTAR
Pilih tipe account, lalu klik daftar untuk melakukan pendaftaran.

 
LUPA PASSWORD
Bagi Mahasiswa dan Dosen yang lupa dengan passwordnya, silahkan untuk menggunakan fasilitas lupa password »
Jumlah Pengunjung :
56536528



link directory

Materi: P-15 materi 14: Integrity, confidentiality, dan avaliability Privacy

Listing Materi Perkuliahan / P-15 materi 14: Integrity, confidentiality, dan avaliability Privacy
Nama Dosen:Farida Yulianty
Nama Kelas:IF-9/S1/VIII
Nama Matakuliah:ETIKA PROFESI
P-15 materi 14: Integrity, confidentiality, dan avaliability Privacy 
Confidentiality merupakan aspek yang menjamin kerahasiaan data atau informasi. Kerahasiaan ini dapat diimplementasikan dengan berbagai cara, seperti misalnya menggunakan teknologi kriptografi dengan melakukan  proses enkripsi (penyandian) pada transmisi data, pengolahan data (aplikasi dan database ), dan penyimpanan data ( storage). Akses terhadap informasi juga harus dilakukan dengan melalui mekanisme otorisasi ( authorization ) yang ketat. Sebagai contoh dari confidentiality adalah daftar pelanggan dari sebuah  Internet Service Provider (ISP). Jadi, data dari daftar pelanggan tersebut seperti nama, alamat, nomor telephone dan data lainnya harus dilindungi agar tidak tersebar pada pihak yang tidak seharusnya mendapatkan informasi tersebut. Integrity merupakan aspek yang menjamin bahwa data tidak boleh berubah tanpa ijin pihak yang berwenang (authorized). Bisa juga disebut menjaga keutuhan sesuatu yang sudah ditetapkan sebelumnya. Secara teknis ada  beberapa cara untuk menjamin aspek integrity ini, seperi misalnya dengan menggunakan message authentication code , hash function, digital signature. Availability merupakan aspek yang menjamin bahwa data tersedia ketika dibutuhkan. Jadi, pada prinsipnya ketersediaan data dan informasi yang menyangkut kebutuhan suatu kegiatan merupakan suatu keharusan untuk menjalankan  kegiatan tersebut. Jika avaliabillity data atau informasi yang dibutuhkan untuk menjalankan suatu proses kegiatan tidak dapat dipenuhi, maka proses kegiatan tersebut tidak akan terjadi atau terlaksana. Pada dasarnya, privacy  ini sama dengan confidentiality. Namun, jika confidentiality biasanya berhubungan dengan data-data perusahaan atau organisasi, sedangkan privacy lebih ke arah data-data yang bersifat pribadi. Contoh hal yang berhubungan dengan  privacy  adalah e-mail  seorang pemakai tidak boleh dibaca oleh administrator . Hal ini untuk menjamin  privacy dari isi e-mail tersebut, sehingga tidak bisa disalah gunakan oleh  pihak lain.
Update : 13:36:03 18/07/2022